21.5.13

Rumah Makan Padang yang masih Asli & terasa khasnya di Bandung

Tadi siang gw mendadak pengen banget makan masakan padang, kebetulan pas lewat jl. Dipatiukur nemu RM Kapau Jaya. sayangnya gw datang bertepatan dengan jam makan siang, penuh sampai harus mengantri untuk dapat tempat duduk. Akhirnya gw putusin aja buat ngebungkus & makan di kantor.
Siang hari yang panas, hidangan nasi kapau yang masih ngebul dengan aroma sambal merah yang harum, paduan kuah aneka gulai dan rendang kaya bumbu ditambah daun singkong dan gulai nangka, bikin liur meleleh. Apalagi kertas pembungkusnya juga
dilapisi di bagian dalam dengan daun pisang,
sehingga aroma daun membuat nasi menjadi lebih
harum.  Rumah makan kapau ini masih menjalankan
pakem nasi bungkus di kampung halamannya, yaitu
penggunaan  daun pisang sebagai lapisan
pembungkus. Kalau di Padang dan beberapa wilayah di sumatera seperti palembang, riau, lampung dll, kertas pembungkus yang lazim digunakan adalah kertas putih, bukan kertas coklat yang biasa digunakan
sebagai pembungkus nasi di sini.
Hampir di setiap tempat di Indonesia, ada rumah makan padang. “Rumah makan padang” sepertinya bukan istilah yang tepat, sebab pedagangnya belum tentu dari kota Padang, mungkin dari Bukittinggi, Solok, Pariaman, dan sebagainya bahkan banyak juga pemiliknya bukan orang Minang. Tetapi orang-orang mungkin tidak mau tahu nama-nama daerah itu, meskipun semua daerah itu ada di Sumatera Barat. seperti halnya sebutan untuk orang Padang, sate padang, rendang padang, dan lain-lain. Padahal, di Padang sendiri tidak ada rumah makan padang.
Ada ratusan rumah makan padang di Bandung.
Rumah makan mana yang masakannya padang banget alias masih asli rasanya? Menurut gw yang sering hunting masakan padang di berbagai restoran di Bandung, hanya beberapa saja yang masih nendang yang rasanya sama dengan masakan aslinya
di dearah asalnya, salah satunya RM Kapau Jaya di
Jl. Dipati Ukur. Untuk kelas atas, Rumah makan Sederhana dan Simpang Raya (sekarang udah franchise),  atau yang baru “Hidangan Raja Melayu” di Jl. Citarum masih bisa dikategorikan masih asli.
Yang asli itu yang bagaimana? Sukar juga menjelaskannya, tetapi orang
Minang sendiri bisa merasakan hal itu. Masakan yang
asli pasti lebih enak, tentu. Ciri-cirinya: kuahnya
kental, pedasnya pas, aromanya menggugah selera,
pakai daun kunyit (kalau masakan berkuah santan),
pakai asam kandis (kalau masakan ikan).
Sebagian besar masakan di rumah makan padang di
Bandung (dan di daerah lain di seluruh Indonesia)
sudah disesuaikan dengan lidah orang
setempat. Pedasnya dikurangi, santannya
encer, bumbunya tidak lengkap, bahkan pakai
penyedap rasa, malah ada yang ditambah gula pasir
(untuk rendang, misalnya). Tentu ini sah-sah saja
supaya lebih banyak orang bukan Minang yang dapat
mengakomodasi dagangan mereka.
Tetapi, sebagian “urang awak” di Bandung tentu
mendambakan masakan yang asli seperti di kampung
halamannya. Masakan kapau di Bandung adalah salah
satu masakan padang yang masihmempertahankan rasa asli. Sayang, tidak semua rumah makan kapau yang enak. Gw sih berani merekomendasikan RM Kapau Jaya di Jalan Dipati Ukur, RM Kapau Uni Ju di jalan pelajar perjuang samping sofie salon dan Pizza Hut dan RM Kapau Merdeka di jalan Purnawarman. 
Kalau RM Kapau di Pasar Simpang Dago (dekat lampu
merah) not recommended, kurang enak (padahal, RM ini yang pertama buka di Bandung yang menyediakan nasi kapau, awal-awalnya sangat enak, tetapi belakangan sudah hilang rasa kapaunya, mungkin karena juru masaknya sudah ganti kali).
Bagi yang belum tahu, Kapau adalah nama sebuah
daerah dekat Bukittinggi, Sumbar. Orang-orang di
daerah ini piawai mengolah masakan menjadi enak.
Rahasianya terletak pada penggunaan bumbu-bumbu
yang lengkap, santan yang kental, dan pedasnya itu
boo. Ada bumbu-bumbu khas Sumbar yang tidak ada
di Bandung, misalnya daun ruku-ruku (apa ya dalam
Bahasa Indonesianya), daun tapak leman, asam
kandis, dan lain-lain. Masakannya berwarna warni,
ada merah, kuning, coklat, dan putih. Benar-benar
membangkitkan selera makan bagi siapa saja yang
melihatnya. Siapapun yang makan masakan kapau,
pasti akan basah berkeringat. Pedasnya itu lho, beda
dengan pedas masakan Padang lainnya. Masakan
kapau (di Padang dinamakan “nasi kapau”) yang
terkenal adalah dendeng kering, gulai tambunsu
(usus), ikan bilis, dan gulai ikan. Gulai kepala kakap?
Setahu gw gulai kepala kakap bukan khas Kapau,
karena daerah Kapau jauh dari laut sehingga masakan
ikan laut jarang ada di daerah pedalaman. Hal yang
sama juga pada hidangan “ayam pop”. Masakan ayam
pop bukan khas Minang. Tidak kita temukan masakan
ayam pop di rumah makan padang di padang :)

19.5.13

Manfaat Beras Hitam Bagi Kesehatan




Beras hitam mempunyai khasiat yang bagus untuk daya tahan tubuh, memperbaiki kerusakan hati, mencegah gangguan fungsi ginjal, memperlambat penuaan, sangat bagus sebagai anti oksidan tubuh, serta sangat bagus untuk membersihkan kolesterol dalam darah. Selain itu beras hitam juga bermanfaat untuk mencegah anemia.

Beras hitam memang belum populer di Indonesia, tetapi di Korea beras hitam organik menjadi makanan yang sangat penting karena besarnya manfaat kesehatan bagi tubuh. Anda belum pernah mencoba beras? Sudah saatnya anda mencoba beras hitam ini, karena terbukti sangat bagus khasiatnya bagi kesehatan kita semua.

Selain rasa yang enak, beras hitam memiliki beberapa manfaat kesehatan yang unik. Berikut adalah cara untuk memahami manfaat kesehatan dari beras hitam seperti dilansir eHOw.com :

1. Beras hitam adalah beras pusaka yang dibudidayakan di Asia, yang pernah tumbuh sebagai makanan wajib untuk kaisar. Sesuai dengan namanya, beras hitam tampak hitam ketika mentah, tetapi ketika dimasak ternyata berwarna ungu tua. Warnanya saja sudah mengundang rasa penasaran untuk disantap. Tetapi bahkan jika ungu bukan warna favorit Anda, nasi ini terap menarik untuk disantap karena mengandung manfaat bagi kesehatan.

2. Beras hitam mendapatkan warna gelap karena adanya pigmen flavonoid yang dikenal sebagai antosianin, pigmen tanaman dengan sifat antioksidan yang kuat. Antosianin adalah pigmen yang sama yang memberikan banyak merah gelap dan ungu buah seperti blackberry, ceri tua, dan raspberry yang kaya warna dan manfaat kesehatan. Antosianin sedang diteliti untuk peran mereka dalam mencegah berbagai penyakit kronis termasuk kanker, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit Alzheimer. Sebagian besar manfaatnya didapat karena senyawa antioksidan dan antiinflamasi. 

3. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition pada tahun 2008 menunjukkan bahwa ekstrak dari beras hitam saat diujicoba pada tikus membantu mencegah perkembangan plak aterosklerosis pada arteri utama dari jantung, jenis yang akhirnya akan menyebabkan serangan jantung. Ini juga menurunkan komponen lipid termasuk trigliserida. Bahkan, ekstrak beras hitam ditemukan sekuat resep obat simvastatin, obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol. Efek ini timbul dari antosianin yang begitu melimpah di beras hitam. Karena sifat anti-inflamasi dan menurunkan kolesterol dari antosianin yang ditemukan pada beras hitam, padi-padian ini dapat membantu untuk menangkis serangan jantung. 

4. Beras hitam adalah sumber mineral yang baik, termasuk besi, serta serat dan memiliki profil nutrisi agak mirip dengan beras merah. Kehadiran antosianin memberikannya keunggulan gizi dibandingkan beras merah. 

Pada intinya,  beras hitam, dengan rasanya yang lezat, menjadi alternatif selain beras putih yang kurang bergizi dan memberikan alternatif lain yang sehat untuk beras merah.  Harga beras hitam mungkin sedikit lebih mahal dari beras merah, namun harga yang Anda bayarkan pastinya tidak sia-sia.


 

5.5.13

Pemimpi

Aku cuma seorang pemimpi
yang terus bermimpi akan banyak hal
Tapi akhir-akhir ini mimpi-mimpi yang sering kali datang itu bercerita tentang kehilangan, kesakitan, kesendirian.
Aku mau mimpi-mimpi berwarna itu datang lagi
Bukan cuma hitam pekat yang selalu menghampiri tidurku.
Kembalikan mimpi-mimpiku!!!