Vitamin B 15, disebut juga Pangamic acid atau menurut struktur kimianya disebut
Gluconodimethylamino-acetic-acid, ditemukan seorang dokter ahli biokimia, Dr.
Kreds Junior dari San Francisco AS, tahun 1952. Semula temuan dokter tersebut ditentang
oleh Food & Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat. B 15 di Indonesia
ditemukan dalam bentuk rice brand (dedak) alias bekatul.
Masyarakat pedesaan sudah terbiasa makan bekatul (dedak), karena beras yang mereka makan adalah beras tumbuk yang masih mengandung sekitar 50% bekatul. Bekatul kaya dengan protein, mineral, lemak, vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, dan B15) serta serat percernaan (dietary fibres). Makanan kesehatan itu berkasiat menyembuhkan berbagi penyakit di ataranya, penyakit asma, gondok, diabetes melitus, jantung, meningkatkan gairah seks, mengurangi kegemukan, menghilangkan kista. Jika anda mencobanya cukup 3x1 hari. (Pikiran Rakyat, 23/11/05)
0 komentar:
Posting Komentar