Banyak yang mengatakan bahwa Aspartame yang terdapat pada
produk-produk makanan dan minuman dapat mengakibatkan Kanker, Pengerasan Otak
atau Sumsum Tulang Belakang, dan Lupus, jika dikonsumsi dlm jangka waktu lama.
Aspartame adalah bahan
kimia yang diproduksi oleh Perusahaan Kimia bernama Monsanto, dan saat ini
aspartame digunakan lebih dari 90 negara diseluruh dunia.
Rasanya 200 kali lebih manis dibandingkan gula, dan dapat kita
jumpai pada Semua jenis minuman ringan untuk diet, dan pada produk pemanis buatan
seperti Nutra Sweet, Equal, Spooful M-150, Hemaviton, Neo Hormoviton, Marimas,
Frutillo, Segar Sari, POP ICE Es Blender, OKKY Jelly Drink, Sari Vit. C,
Naturade Gold, dll.
Hasil riset
Lebih dari 200 studi-studi ilmiah dan telah ditinjau ulang oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan di Amerika Serikat, dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan di Indonesia. Organisasi- organisasi dunia yang juga telah melakukan riset, diantaranya; The European Commision’s Scientific Committee on Foods, WHO (Badan Kesehatan Dunia), Ahli-ahli dari United Nation of Food and Agriculture Organization, Joint Expert Committee on Food Additives (JECFA) of the United Nations Food and Agricultural Organization.
Lebih dari 200 studi-studi ilmiah dan telah ditinjau ulang oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan di Amerika Serikat, dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan di Indonesia. Organisasi- organisasi dunia yang juga telah melakukan riset, diantaranya; The European Commision’s Scientific Committee on Foods, WHO (Badan Kesehatan Dunia), Ahli-ahli dari United Nation of Food and Agriculture Organization, Joint Expert Committee on Food Additives (JECFA) of the United Nations Food and Agricultural Organization.
Menunjukkan bahwa penggunaan Aspartame sesuai dengan petunjuk
FDA adalah aman untuk dikonsumsi, juga untuk wanita hamil.
Sementara itu
Sebuah Lembaga Riset terkemuka di Italia yaitu European Ramazzini Foundation on Oncology and Enviromental, nyaris menghabiskan dana $1.000.000 USA untuk riset pada pertengahan tahun 2005 sìlam, dan lebih dari 1900 ekor tikus dilibatkan.
Sebuah Lembaga Riset terkemuka di Italia yaitu European Ramazzini Foundation on Oncology and Enviromental, nyaris menghabiskan dana $1.000.000 USA untuk riset pada pertengahan tahun 2005 sìlam, dan lebih dari 1900 ekor tikus dilibatkan.
Telah berhasìl membuktikan, bahwa Aspartam berisiko memicu
kanker. Fakta yang mereka kantongi jauh lebih mengerikan, ratusan tikus yang
dijadikan kelinci percobaan, langsung dihajar kanker mematikan.
0 komentar:
Posting Komentar